Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts
Showing posts with label KESEHATAN. Show all posts

Wednesday, November 10, 2010

(ˇ_ˇ'!l) OH NO ! Inilah 10 Kerugian akibat Kurang Tidur



Anda pernah merasa uring-uringan dan pusing? Mungkin saja hal itu akibat kurang tidur. Jangan pernah anggap remeh keadaan ini! Kurang tidur dapat memengaruhi kehidupan seksual, daya ingat, kesehatan, penampilan, dan bahkan membuat tubuh Anda "melar". 

Berikut ini 10 hal mengejutkan yang terjadi akibat kurang tidur:
1. Kecelakaan
Kurang tidur adalah salah satu faktor bencana terbesar dalam sejarah selain kecelakaan nuklir di Three Mile Island tahun 1979, tumpahan minyak terbesar Exxon Valdez, krisis nuklir di Chernobyl 1986, dan lain-lain.

Terdengar berlebihan, tapi Anda harus sadari kurang tidur juga berdampak pada keselamatan Anda setiap hari di jalan. Mengantuk dapat memperlambat waktu Anda mengemudi, yang setara ketika Anda mabuk saat menyetir.

Sebuah penelitian yang dilakukan Lembaga Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika menunjukkan bahwa kelelahan merupakan penyebab 100.000 kecelakaan mobil dan 1.500 kematian selama setahun di AS. Korbannya orang di bawah umur 25 tahun.
 
Studi yang sama menunjukkan, jika Anda kurang tidur atau memiliki kualitas tidur yang rendah, maka hal itu dapat menyebabkan kecelakaan dan cedera saat bekerja. Dalam sebuah penelitian, pekerja yang mengeluh mengantuk berlebihan pada siang hari rentan terluka saat bekerja dan secara terus-menerus mengalami kecelakaan yang sama saat bekerja.  
2. Konsentrasi menurun
Tidur yang baik memainkan peran penting dalam berpikir dan belajar. Kurang tidur dapat memengaruhi banyak hal. Pertama, mengganggu kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Hal ini membuat belajar menjadi sulit dan tidak efisien. Kedua, siklus tidur pada malam hari berperan dalam "menguatkan" memori dalam pikiran. Jika tidak cukup tidur, maka Anda tidak akan mampu mengingat apa yang Anda pelajari dan alami selama seharian.
3. Masalah kesehatan serius
Gangguan tidur dan kurang tidur tahap kronis dapat membawa Anda pada risiko:

* Penyakit jantung
* Serangan jantung
* Gagal jantung
* Detak jantung tidak teratur
* Tekanan darah tinggi
* Stroke
* Diabetes
 
Menurut beberapa penelitian, 90 persen penderita insomnia—gangguan tidur yang ditandai dengan sulit tidur dan tetap terjaga sepanjang malam—juga mengalami risiko kesehatan serupa. 
4. Gairah seks menurun
Para ahli melaporkan, kurang tidur pada pria dan wanita menurunkan tingkat libido dan dorongan melakukan hubungan seksual. Hal ini dikarenakan energi terkuras, mengantuk, dan tensi yang meningkat. 

Bagi pria yang mengidap 
sleep apnea (masalah pernapasan yang mengganggu saat tidur) kurang tidur menyebabkan gairah seksual melempem. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism 2002 menunjukkan, hampir semua orang yang menderita sleep apneamemiliki kadar testosteron yang rendah. Hampir setengah dari orang yang menderita sleep apneaparah memiliki tingkat testosteron yang rendah pada malam hari.
5. Menyebabkan depresi
Dalam studi tahun 1997, peneliti dari Universitas Pennsylvania melaporkan bahwa orang-orang yang tidur kurang dari 5 jam per hari selama tujuh hari menyebabkan stres, marah, sedih, dan kelelahan mental. Selain itu, kurang tidur dan gangguan tidur dapat menyebabkan gejala depresi.
 
Gangguan tidur yang paling umum adalah insomnia, yang memiliki kaitan kuat dengan depresi. Dalam studi tahun 2007 yang melibatkan 10.000 orang terungkap bahwa pengidap insomnia 5 kali lebih rentan mengalami depresi. Bahkan, insomnia sering menjadi salah satu gejala pertama depresi.
 
Insomnia dan tidak nafsu makan akibat depresi saling berhubungan. Kurang tidur memperparah gejala depresi dan depresi membuat Anda lebih sulit tidur. Sisi positifnya, pola tidur yang baik dapat membantu mengobati depresi.
6. Memengaruhi kesehatan kulit
Kebanyakan orang mengalami kulit pucat dan mata bengkak setelah beberapa malam kurang tidur. Keadaan tersebut benar karena kurang tidur yang kronis dapat mengakibatkan kulit kusam, garis-garis halus pada wajah, dan lingkaran hitam di bawah mata.
 
Bila Anda tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh Anda melepaskan lebih banyak hormon stres atau kortisol. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit atau protein yang membuat kulit tetap halus dan elastis.
 
Kurang tidur juga dapat menyebabkan tubuh lebih sedikit mengeluarkan hormon pertumbuhan. Ketika kita masih muda, hormon pertumbuhan manusia mendorong pertumbuhan. Dalam hal ini, hormon tersebut membantu meningkatkan massa otot, menebalkan kulit, dan memperkuat tulang.
 
"Ini terjadi saat tubuh sedang tidur nyenyak—yang kami sebut tidur gelombang lambat (SWS)—hormon pertumbuhan dilepaskan," kata Phil Gehrman, PhD, CBSM, Asisten Profesor Psikiatri dan Direktur Klinis dari Program Behavioral Sleep Medicine Universitas Pennsylvania, Philadelphia. 
7. Pelupa
Tidak ingin lupa dengan kenangan terbaik dalam hidup Anda? Cobalah perbanyak tidur. Pada tahun 2009, peneliti dari Amerika dan Perancis menemukan bahwa peristiwa otak yang disebut 
sharp wave ripples bertanggung jawab menguatkan memori pada otak. Peristiwa ini juga mentransfer informasi dari hipokampus ke neokorteks di otak, tempat kenangan jangka panjang disimpan. Sharp wave rippleskebanyakan terjadi pada saat tidur.
8. Tubuh jadi "melar"
Jika Anda mengabaikan efek kurang tidur, maka bersiaplah dengan ancaman kelebihan berat badan. Kurang tidur berhubungan dengan peningkatan rasa lapar dan nafsu makan, dan kemungkinan bisa menjadi obesitas. Menurut sebuah studi tahun 2004, hampir 30 persen dari orang-orang yang tidur kurang dari enam jam sehari cenderung menjadi lebih gemuk daripada mereka yang tidur tujuh sampai sembilan jam sehari.
 
Penelitian terakhir terfokus pada hubungan antara tidur dan peptida yang mengatur nafsu makan. Ghrelin merangsang rasa lapar dan leptin memberi sinyal kenyang ke otak dan merangsang nafsu makan. Waktu tidur singkat dikaitkan dengan penurunan leptin dan peningkatan dalam ghrelin.
 
Kurang tidur tak hanya merangsang nafsu makan. Hal ini juga merangsang hasrat menyantap makanan berlemak dan makanan tinggi karbohidrat. Riset yang tengah berlangsung dilakukan untuk meneliti apakah tidur yang layak harus menjadi bagian standar dari program penurunan berat badan.
 
9. Meningkatkan risiko kematian
Dalam penelitian Whitehall ke-2, peneliti Inggris menemukan bagaimana pola tidur memengaruhi angka kematian lebih dari 10.000 pegawai sipil Inggris selama dua dekade. Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada 2007, mereka yang telah tidur kurang dari 5-7 jam sehari mengalami kenaikan risiko kematian akibat berbagai faktor. Bahkan kurang tidur meningkatkan dua kali lipat risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

10. Merusak penilaian
 terutama tentang tidur
Kurang tidur dapat memengaruhi penafsiran tentang peristiwa. Keadaan tubuh yang lemas membuat kita tidak bisa menilai situasi secara akurat dan bijaksana. Anda yang kurang tidur sangat rentan terhadap penilaian buruk ketika sampai pada saat menilai apa yang kurang terhadap sesuatu. 

Dalam dunia yang serba cepat saat ini, kebiasaan tidur menjadi semacam lencana kehormatan. Spesialis mengenai tidur mengatakan, Anda salah jika berpikir Anda baik-baik saja meski kurang tidur karena di mana pun Anda bekerja pada profesi apa pun, akan menjadi masalah besar bila Anda tidak dapat menilai sesuatu dengan baik.
 
"Studi menunjukkan bahwa dari waktu ke waktu, orang-orang yang tidur selama 6 jam, bukannya 7 atau 8 jam sehari, mulai merasa bahwa mereka telah beradaptasi dengan keadaan kurang tidur. Mereka sudah terbiasa dengan hal itu," kata Gehrman. 

"Tapi jika Anda melihat hasil tes kinerja dan kewaspadaan mental, nilai mereka terus memburuk. Hal itu menjelaskan bagaiamana kurang tidur mengganggu aktivitas kita sehari-hari."

Share/Bookmark

(ˇ_ˇ'!I) OH NO ! Lingkar Pinggang Lebih dari 80 Cm? Awas Sakit Jantung!


KOMPAS.com - Penyakit jantung adalah penyebab pertama kematian pada pria maupun wanita, dan prosentasenya lebih besar daripada lima penyebab kematian lainnya jika digabungkan! Ada banyak hal yang mempengaruhi risiko penyakit jantung, namun tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai menjaga kesehatan jantung. Bahkan sedikit perubahan gaya hidup dan pola makan saja bisa mengurangi peningkatan risiko tersebut, yaitu:

1. Cukup tidur. Kurang tidur dapat meningkatkan risiko naiknya tekanan darah. Itulah yang dilaporkan Hypertension, jurnal milik American Heart Association. Tidur membuat jantung melambat dan tekanan darah turun.

2. Konsumsi banyak buah. Sayur dan buah memiliki mineral yang disebut elektrolit dan zat kimia bernama fitokimia. Semua itu melindungi sel dari kerusakan radikal bebas. Pisang yang kaya potasium membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian lain menemukan bahwa jus buah delima dapat membantu meluruhkan simpanan lemak di pembuluh arteri. Jus buah mengkudu dari Pasifik Selatan yang digunakan sebagai obat tradisional selama lebih dari 2.000 tahun, dinyatakan dapat menurunkan kadar kolesterol.

3. Kontrol konsumsi kopi. Circulation, jurnal milik American Heart Association, mengungkapkan bahwa konsumsi kafein dalam jangka panjang mungkin tidak meningkatkan risiko penyakit jantung. Para peneliti menganalisis konsumsi lebih dari 128 ribu orang dan menemukan tak ada kaitan antara jumlah yang mereka minum dan risiko jantungan. Namun, beberapa ahli tidak setuju dengan hal tersebut. Menurut hasil penelitian lain, minum dua cangkir sebelum berolahraga malah mengurangi kemampuan tubuh meningkatkan aliran darah ke jantung. Sebaiknya batasi kopi hanya tiga cangkir sehari.

4. Kurangi garam. Menurut Departemen Kesehatan Amerika Serikat, mengurangi garam hingga sepertiga dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 40 persen. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menjelaskan bahwa negara yang penduduknya mengonsumsi garam tiga gram atau kurang dalam sehari cenderung memiliki tekanan darah yang stabil hingga usia 65 tahun.

5. Ukur lingkar pinggang. Mengukur rasio pinggang dan pinggul adalah cara terbaik untuk melihat risiko penyakit jantung. Demikian pernyataan yang diberikan oleh The Lancet, jurnal kedokteran bergengsi dunia. Cara ini lebih dapat dipercaya dibandingkan dengan pengukuran indeks massa tubuh atau berat badan. Untuk pria, lingkar pinggang aman dari penyakit jantung tidak boleh lebih dari 90 cm. Sedangkan wanita tidak boleh lebih dari 80 cm. Menurut dr Marie Savard, penulis Apples and Pears: A Revolutionary Diet Program for Weight Loss and Optimum Health, sebagian besar bentuk penyakit jantung berkorelasi dengan lemak di sekitar perut. Jadi si buncit punya risiko tiga kali lipat terkena stroke atau jantung.

Share/Bookmark

:D Health : 8 Tanda Anda Sudah Sehat!


Ketika pergi ke rumah sakit, biasanya dokter akan mengeluarkan alat ukur. Mulai dari pengukur tekanan darah, detak jantung, sampai kadar gula. Dalam kondisi tertentu, dokter juga kerap memastikan kesehatan seseorang lewat berbagai tes di laboratorium.


Pada dasarnya ada angka atau patokan yang harus kita ingat dalam urusan kesehatan. Artinya, kita harus tahu berapa angka tekanan darah yang normal atau kadar kolesterol. Dengan tahu angka-angka ini, kita bisa menjaga diri sehingga tak perlu sampai kebablasan dan menanggung akibat yang jauh dari menyenangkan. Menurut para pakar, setidaknya Anda perlu mendapatkan delapan angka penting ini. Silakan dibaca dan dicamkan selalu!



1. Tekanan darah: 120/80
Menurut dr Arthur Tan, spesialis jantung dari Gleneagles Hospital, darah tinggi berpotensi menjadi pembunuh nomor satu di dunia di tahun 2020. Darah tinggi sering menyerang tanpa gejala. Oleh sebab itu, pemeriksaan tekanan darah rutin wajib hukumnya. Lakukan sebulan sekali dengan alat ukur digital pribadi, atau setahun dua kali oleh dokter.


Pastikan tekanan darah tidak lebih dari 120/80 mmhg. ”Paling tidak 10 di atas atau di bawah 120/80. Lebih atau kurang dari itu harus mendapat perawatan dokter,” jelas dr Wiwin Ristanto SpB, spesialis bedah dan kewanitaan RS Onkologi Surabaya.


2. Kolesterol: 2 banding 1
Menurut dr Johanes Chandrawinata, MND, SpGK, spesialis gizi klinis dari RS Melinda Bandung, apabila kadar kolesterol total kita di atas 200 mg/dL, itu disebut tinggi. Yang normal adalah jika di bawah 200 mg/dL. Dengan perhitungan, LDL (kolesterol buruk) di bawah 100 mg/dL dan HDL (kolesterol baik) di atas 45 mg/dL.


Singkatnya, perbandingan antara LDL dan HDL adalah 2:1. Semakin tinggi kadar HDL, semakin tinggi pula perlindungan terhadap penyakit jantung koroner.


3. Lingkar pinggang: kurang dari 80 cm
Bagi wanita dewasa, ukuran lingkar pinggang sebaiknya tak lebih dari 80 cm. Kalau di atas itu, artinya di bawah perut ada tumpukan lemak yang tak diperlukan, dan membuat kita kelebihan berat badan. Ada dua jenis penumpukan lemak di area perut: di bawah kulit dan di dalam organ. ”Yang berbahaya adalah jenis kedua karena dapat mempertinggi risiko diabetes tipe-2, hipertensi, fatty liver, stroke, dan penyakit jantung koroner,” tutur dr Johanes.


4. Inflamasi: di bawah 10.000
Inflamasi terjadi pada tubuh kita saat mengalami peradangan. Kita bisa mengetahui tingkat peradangan tubuh dengan mengukur kadar C-reactive protein (CRP) yang diproduksi oleh liver dan merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh.


Menurut dr Wiwin, CRP yang normal adalah di bawah 10.000. Ini artinya, risiko kita mendapat gangguan jantung rendah. Tingkat peradangan di atas 15.000 harus diterapi dan dicari sumbernya karena mungkin ada penyakit terpendam. Misalnya, gangguan sistem imunitas.


5. Vitamin D: minimal 30
Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko gangguan hati, multiple sclerosis, gangguan imunitas, dan osteoporosis. Risiko osteoporosis ditentukan oleh gaya hidup, jenis kelamin, dan usia. Wanita lebih rentan mengalami kerapuhan tulang dibanding pria. Risiko bertambah ketika memasuki usia menopause.


Kita bisa mencegah osteoporosis dengan menabung kalsium sejak dini. Supaya penyerapan kalsium maksimal, tubuh kita perlu vitamin D. Demikian info dari National Institute of Health. Untuk mengetahui berapa kadar vitamin D kita, lakukanlah tes darah. Kadar vitamin D per hari yang direkomendasikan adalah lebih dari 30.


6. Gula darah: kurang dari 140
The Western Pacific Declaration on Diabetes menyebutkan, diabetes melitus (bukan turunan) sudah menjangkiti remaja dan anak-anak. Faktor penyebab utamanya adalah kegemukan. Semakin banyak jaringan lemak (terutama di perut), semakin resistan otot dan sel terhadap insulin. Dengan kata lain, kegemukan dapat menghambat kerja insulin sehingga gula darah naik.


Jadi, kita harus selalu menjaga agar kadar gula darah tetap normal. Masih menurut dr Johanes, tinggi atau rendahnya kadar gula darah tergantung pada kondisi kita saat diperiksa. Kadar gula darah normal setelah berpuasa selama 6-8 jam, adalah 70-100 mg/dL, sedangkan kadar gula darah 2 jam setelah makan yang normal adalah di bawah 140 mg/dL.


7. Kepadatan tulang: -2,5
Untuk mengetahui seberapa padat tulang kita, lakukan tes kepadatan tulang atau bone mass density (BMD). Dr Michael Triangto, SpOK, dari Slim+Health Sports Therapy mengatakan bahwa batasan osteoporosis adalah T-score -2,5. Jika nilainya lebih dari -2,5, berarti termasuk osteoporosis. Jika kurang, artinya osteopenia (sebelum masuk osteoporosis). Tes kepadatan tulang dianjurkan bagi wanita menopause, pernah patah tulang, punya riwayat keluarga osteoporosis, dan berstruktur tulang belakang tidak normal.


8. Denyut jantung istirahat: 60-80
Sehat atau tidaknya kondisi fisik kita bisa juga ditandai dengan denyut jantung saat istirahat (resting heart rate). Paling baik mengukur denyut jantung istirahat adalah ketika baru bangun tidur.


Caranya, tekan nadi di pergelangan tangan atau di leher di bawah rahang dengan jari telunjuk. Hitung denyutnya selama 15 detik, lalu hasilnya kalikan 4. Kata dr Wiwin, denyut jantung istirahat yang normal bagi wanita dewasa adalah 60-80 per menit. Jika denyut jantung istirahat seseorang melebihi batas, berarti jantungnya bekerja terlalu keras sehingga lebih berisiko mengalami serangan jantung atau stroke.
(Prevention Indonesia/Lily Turangan)

Share/Bookmark

:D Health : Seperti Apa Kepribadian Berolahraga Anda?



Menemukan waktu untuk yang tepat untuk berolahraga bisa jadi hal yang cukup sulit. Namun, menurut Michael Bracko, EdD, psikolog olahraga di Kanada mengatakan bahwa memiliki waktu saja bukan hal yang membuat seseorang mau berolahraga rutin. Tetapi mencari kegiatan yang Anda nikmatilah yang bisa memotivasi Anda.


"Hampir semua pusat kebugaran dan organisasi kesehatan memiliki semacam panduan untuk menyatakan atau memposisikan apa yang menurut mereka jumlah waktu yang cukup untuk berolahraga, namun, banyak waktu, hal itu justru membuat orang malas," jelas Bracko. Kebanyakan orang mengasosiasikan waktu untuk berolahraga dengan aktivitas berkeringat selama 30 menit berlari atau 45 menit angkat beban. Padahal, berolahraga bisa pula berkaitan dengan aktivitas menyenangkan yang meningkatkan detak jantung. Anda tak perlu pula melakukannya dalam satu sesi sekaligus. Studi mengatakan, bahwa Anda membakar jumlah kalori yang sama, atau bahkan lebih jika Anda membagi olahraga dalam beberapa sesi yang terdiri dari 10-15 menit. Tergantung seberapa banyak kalori yang Anda bakar dan manfaat yang sama tergantung cara Anda membakar kalori tersebut.


Bracko mengatakan, ada 4 tipe fitness dan menemukan yang paling tepat dengan kepribadian Anda serta ketertarikan Anda adalah kunci untuk tetap sehat, fit, dan menurunkan berat badan.


1. Kegiatan Fungsional
Berkebun, main golf, mengajak anjing jalan-jalan, membersihkan rumah, menyapu halaman, dan main boling adalah beberapa "aktivitas fungsional" yang membakar kalori. Kegiatan semacam ini amat baik dilakukan untuk mereka yang baru mau memulai rencana untuk tetap aktif. "Jangan hanya berkebun selama 15 menit, tetapi lakukan setidaknya 2 jam per hari. Ada banyak latihan saat berkebun, Anda akan banyak berjongkok, berdiri, dan membungkuk dalam waktu lama. Itu adalah pergerakan yang cukup banyak," jelasnya. Cobalah cari aktivitas fungsional untuk dilakukan dalam seminggu, Anda akan dengan mudah melakukan hal tersebut selama 30 menit per hari.


2. Kegiatan kesehatan
Yang termasuk dalam kategori ini antara lain; yoga, tai chi, bahkan berjalan kaki, yang kesemuanya bisa meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Seringkali, banyak orang baru mulai berolahraga setelah divonis oleh dokternya harus mulai berolahraga, seperti masalah tekanan darah tinggi dan obesitas. Kegiatan ini sangat baik untuk orang yang menyadari bahwa mereka harus mulai berolahraga tetapi tidak suka kegiatan olahraga berintensitas tinggi. Aktivitas olahraga ini cenderung mudah dan tak mengharuskan Anda untuk banyak berkeringat. namun, akan membutuhkan banyak gerakan, baik untuk semua usia, dan membakar kalori.


3. Aktivitas fisik berat
Ini tipe orang yang sangat suka ke gym. Kegiatan yang masuk dalam kategori ini adalah orang yang suka dengan segala alat-alat di gym, seperti angkat beban, latihan fleksibilitas, dan alat kardio. Ini adalah tipe yang suka melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Mereka adalah tipe orang yang termotivasi untuk berolahraga karena ini membuat mereka merasa lebih kuat, dan mereka menyadari bahwa olahraga penting untuk kesehatan fisik dan mental mereka.


4. Kegiatan rekreasional
Mereka yang sudah berfokus pada kegiatan olahraga tertentu akan menyukai kegiatan fisik rekreasional. Contohnya, Anda menyaksikan anak Anda berenang dan mencoba berlomba renang dengannya. Atau Anda melihat cuaca cukup bersahabat dan memutuskan untuk main tenis. Orang yang masuk dalam kategori ini tak perlu pengalaman berolahraga, mereka hanya akan bergerak karena ketertarikan dan motivasi untuk belajar.


Setelah Anda menentukan kepribadian mana yang tepat dengan karakter Anda, akan lebih mudah untuk menambahkan waktu olahraga yang tadinya hanya 30 menit per hari menjadi 60 menit per hari. Yang terpenting, lakukanlah dengan hati senang. Keluarlah, bergeraklah, bermainlah!


Sumber: rodale
Share/Bookmark

:) Sarapan Berkualitas untuk Anak


KOMPAS.com - Sarapan pagi sangat penting untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan selalu bergerak aktif.  Sarapan yang sehat, tidak hanya mencukupi gizi anak tapi juga membuat otak belajar dan berkonsentrasi dengan baik.

Untuk anak 6-12 tahun, menu sarapan idealnya terdiri atas padi-padian atau gandum utuh, buah-buahan atau sayuran, kacang-kacangan, susu atau produk hewani lainnya. Porsi sarapan sebaiknya tidak terlalu banyak karena porsi besar akan mengganggu sistem pencernaannya. Kita bisa menambahkan makanan selingan pagi sehingga anak akan tercukupi energi sampai siang hari.

Sumber karbohidrat juga tidak harus nasi, kita bisa menggantinya dengan golongan serealia lain seperti gandum atau oat. Sereal adalah pilihan menu ideal  buat sarapan mengingat kelengkapan kandungan gizi maupun nilai kepraktisannya. Sereal terbuat dari bahan alami dan mengandung lebih banyak serat yang dilengkapi dengan ragam vitamin.  Dengan demikian, sereal akan mencukupi bukan saja kebutuhan energi, melainkan banyak zat gizi esensial. Memilih sereal  untuk sarapan berarti sudah memenuhi seperempat kecukupan kalori selain kecukupan sekian vitamin, dan serat.

Tip menyiapkan sarapan sehat untuk anak:
1. Siapkan menu sarapan sehat dan bergizi seimbang.
2. Pilih menu sarapan yang praktis dan  bervariasi dari berbagai jenis bahan makanan.
3. Sarapan tidak harus nasi. Sereal, roti, kentang, dan mie bisa menjadi alternatif.
4. Susu atau hasil olahannya seperti yogurt sangat dianjurkan.
5. Bisa dilengkapi dengan buah segar atau yang diblender.
6. Beri air minum yang cukup.
7. Berikan pula kesempatan buat anak merencanakan dan mempersiapkan sarapannya.


(Astrid Anastasia)

Share/Bookmark

:) 10 Makanan untuk Kecerdasan Anak

KOMPAS.com - Penelitian membuktikan, kekurangan 1 mineral dan vitamin yang penting untuk otak bisa menurunkan kesiagaan mental otak. Pola makan yang kaya buah dan sayuran, gandum, ditambah dengan daging dan ikan dapat mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin utama yang diperlukan bagi kesehatan fisik dan mental.

Apa saja bahan makanan yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi serta berpikir anak-anak? Berikut 10 bahan makanan yang dianjurkan oleh dr Saridian Satrix W, SpGK:

1. Salmon
Salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega 3 -DHA dan EPA- yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan, orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Kandungan asam lemak omega 3 untuk per 100 gram ikan salmon adalah 2,2 gram. Kebutuhan anak-anak akan omega 3 per hari adalah 1,2 gram.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat. Kandungan kolin dalam 1 butir telur berukuran besar adalah 126 mg. Bandingkan dengan 2 sendok makan selai kacang yang hanya mengandung 20 mg dan 300 gram daging sapi degan kandungan 66 mg kolin. Kebutuhan anak-anak akan kolin 200-375 mg per hari.

3. Selai kacang
Kacang tanah (peanut) yang banyak diolah menjadi selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan sumber antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi. Setiap 2 sendok makan selai kacang mengandung 2,9 mg vitamin E, sedangkan kebutuhan anak-anak per hari antara 4-10 mg.

4. Kacang-kacangan lain
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin, dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat maakn siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya, khususnya ALA, jenis asal omega 3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.

5. Gandum murni

Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf. Gandum mengandung vitamin B sebanyak 1,5 mg per 100 gram. Sedangkan kebutuhan vitamin B pada anak-anak adalah 1 mg per hari.

6. Havermut
Havermut merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan gizi penting bagi otak. Havermut dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, havermut akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Havermut juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potasium,d an seng yang membuat tubuh dan otak berfungsi pada kapasitas penuh. Kandungan vitamin E pada 250 gram havermut adalah 0,08 mg. Kandungan vitamin B 0,26 mg per 250 gram havermut dan seng 6,19 mg per 250 gram havermut.

7. Beri

Kelompok keluarga beri (stroberi, ceri, bluberi), semakin kuat warnanya semakin banyak zat gizi yang dikandungnya. Beri mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak bluberi dan stroberi mengalami perbaikan dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah beri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega 3.

8. Sayuran berwarna

Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, dan bayam adalah sayuran yang kaya gizi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan yoghurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis zat gizi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter, dan enzim. Susu dan yoghurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak adalah salah satu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Kandungan zat besi dalam 100 gram daging sapi adalah 4,05 mg. Sedangkan kebutuhan akan zat besi pada anak-anak adalah 3-10 mg per hari.


(Utami Sri Rahayu/Tabloid Nakita)

Share/Bookmark

:) 10 Buah yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari

 KOMPAS.com — Jika setiap hari Anda harus makan 10 porsi buah, berbeda jenis dan warna, lantas bagaimana memilihnya? Apalagi jika Anda menderita penyakit tertentu, seperti diabetes atau masalah lambung (mag). Tak semua buah aman dikonsumsi setiap hari, bukan? 

Karena kita tinggal di negara penghasil beragam varietas buah, sebenarnya tak akan sulit memilihnya. Soal harga, pasti tak semahal blueberry, misalnya. Pilihan buah yang aman dikonsumsi setiap orang, apa pun penyakitnya, juga tak sulit menemukannya. Harganya pun murah.

Ahli gizi klinis, dr Samuel Oetoro, SpGK, menyebutkan bahwa 10 porsi buah yang aman dikonsumsi setiap hari adalah apel, pir, jeruk, jambu, anggur, semangka, melon, pepaya, markisa, dan tomat.
"Wortel dan pisang raja juga aman dikonsumsi. Belimbing sesekali boleh, tetapi kurangi untuk penderita penyakit ginjal," papar dr Samuel kepada Kompas Female seusai peringatan Hari Buah Sedunia di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Dr Samuel menjelaskan, beberapa buah memang tak baik dikonsumsi penderita penyakit tertentu. Nangka, durian, pisang, dan nanas yang mengandung glukosa tinggi perlu dihindari penderita diabetes. Penderita mag sebaiknya tidak mengonsumsi pisang ambon, namun aman untuk jenis pisang lainnya, seperti pisang raja. Bahkan, ada buah yang tidak sehat, kata dr Samuel, yakni durian matang yang mengandung kadar alkohol tinggi.
Lalu bagaimana takarannya? Dr Samuel menjelaskan, buah seperti apel atau markisa satu porsi berarti dimakan utuh. Sedangkan satu porsi anggur takarannya lima butir buah anggur. Sedangkan pepaya dan semangka, satu porsinya sama dengan satu potongan irisan, bukan satu buahnya.

Tak sulit bukan menjadikan buah sebagai bagian pola makan setiap hari?

Share/Bookmark

:) Menyusun Makanan Sehat untuk Keluarga

KOMPAS.com - Meski telah menyadari manfaatnya, menghidangkan makanan sehat untuk keluarga seringkali terkendala kesibukan. Jadwal padat dan jam kerja yang panjang memaksa Anda untuk menyajikan makanan praktis dan simpel, sehingga kurang memperhatikan faktor kesehatannya.

Jika saja dipersiapkan jauh hari, sebenarnya memasak makanan sehat untuk keluarga setiap hari, sangat memungkinkan. Dibutuhkan komitmen yang kuat untuk menjalaninya. Jika pun tak bisa setiap saat, setidaknya sempatkan waktu menyiapkan sarapan sehat. Caranya?

1. Catat rencana menu untuk seminggu
Cobalah mulai berdisiplin menuliskan menu selama seminggu. Tak harus menu lengkap, setidaknya gambaran kasar saja, apa yang ingin Anda masak setiap hari selama seminggu. Perencanaan menu ini akan memudahkan Anda fokus memasak makanan sehat. Misalnya, Senin Anda ingin memasak sayuran, Selasa dengan menu daging, Rabu membuat sup kacang merah yang kaya protein, Kamis saatnya memasak bakmi vegetarian dari dapur Anda, dan Jumat giliran mengolah ikan. Dengan merencanakan menu, Anda bisa menghindari kebiasaan memesan makanan cepat saji karena tak ada makanan di rumah. Juga menghindari belanja makanan mendadak mendekati waktu memasak, karena ada bahan yang terlupakan.

2. Masak sumber protein dengan cara sehat
Makanan sehat juga dipengaruhi dari cara memasaknya. Sebaiknya hindari masak sumber protein seperti daging dengan menggorengnya di minyak panas. Sumber protein di rumah lebih sehat jika dimasak dengan cara dipanggang. Jika ingin diberi bumbu, buatlah bumbu dari bahan alami secara manual dan jangan menggunakan bumbu instan dengan kadar garam dan gula yang tinggi.

Selain daging, sumber protein bisa didapatkan dari telur, susu dan produk susu, kedelai, tahu, kacang-kacangan seperti buncis atau kacang polong.

3. Siapkan selalu produk gandum di dapur Anda
Pastikan keluarga Anda selalu mengonsumsi produk dari bahan gandum. Bisa dalam bentuk roti gandum, atau pasta dengan kandungan gandum yang tinggi. Selalu masukkan produk gandum dalam menu harian di rumah untuk mendapatkan cukup asupan serat. Beras merah juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Anda bisa mengonsumsi nasi merah dengan lauk-pauk ala hidangan Sunda seperti biasa.

4. Pastikan selalu ada buah dan sayuran segar di dapur

Idealnya, setiap orang harus mengonsumsi 10 porsi buah setiap hari. KidsHealth menyarankan setidaknya usahakan mengonsumsi buah lima porsi sehari. Caranya, tambahkan dua porsi buah segar pada setiap waktu makan. Hal yang sama berlaku juga pada sayuran segar. Selalu pastikan piring makan keluarga Anda terisi dengan sayuran segar.

Cara lainnya, Mayo Clinic menyarankan untuk menyerut buah dan sayuran segar dan mencampurkannya pada hidangan harian. Kreatiflah mengolah buah dan sayuran, dengan membuat fruit smoothies atau fruit pancakeuntuk sarapan, misalnya. Anak-anak pasti suka.

5. Sajikan selalu susu rendah lemak

Menu sehat di rumah kembali kepada kebiasaan menyajikan makanan. Selalu sajikan susu rendah lemak atau tanpa lemak sebagai minuman saat sarapan. Fungsinya, untuk memberikan asupan kalsium dan protein yang sehat bagi seluruh anggota keluarga. Kurangi atau sebaiknya hindari minuman bersoda dan jus buah yang terlalu manis. Buatlah jus buah segar dengan mengurangi gula, karena buah segar sudah mengandung manis alami.

Share/Bookmark

:) 7 Trik Menciptakan Keluarga Bebas Stres


KOMPAS.com - Adakah keluarga yang stres? Ada, mungkin Anda akan menjawab, keluarga yang selalu diliputi rasa curiga, cemburu dengan perhatian orangtua yang berat sebelah pada saudara kandung, pekerjaan rumah yang melelahkan, orangtua yang kelewat mengekang, dan lain sebagainya.
Kini Anda telah memiliki keluarga kecil sendiri, dan tentunya berharap masa kecil Anda yang penuh keributan terulang lagi. Ketika para peneliti mengamati kehidupan 32 keluarga selama empat hari berturut-turut, mereka menemukan apa yang membuat sebuah keluarga stres. Dengan sendirinya, ditemukan juga apa yang bisa membuat kehidupan sebuah keluarga berjalan lebih santai dan menyenangkan. Anda bisa membacanya di bawah ini.

1. Tidak membagi-bagi pekerjaan rumah tangga
 "Ternyata, ini bukan persoalan betapa adilnya pasangan berbagi tugas," kata peneliti Tami Kremer-Sadlik, PhD, direktur penelitian di Center on the Everyday Lives of Families di UCLA.  Penelitiannya mendapati bahwa suami-istri akan lebih bahagia ketika keduanya merasa sedang berusaha mencapai tujuan yang sama, tanpa memandang siapa yang bekerja lebih keras (perempuan biasanya merasa demikian). Mengetahui apa misi Anda berdua untuk keluarga bisa menyingkirkan jauh-jauh konflik akibat pembagian tugas ini.


2. Memiliki momen kebersamaan
"Mungkin banyak dari kita yang memikirkan bahwa kita perlu menciptakan suasana kebersamaan yang heboh, tapi sedikit sekali keluarga yang memiliki kesempatan untuk berhubungan sepanjang hari," kata Kremer-Sadlik.
Ia ingat suatu kejadian dimana ibu dan anak perempuannya sedang melipat baju-baju yang sudah kering. Anak perempuan itu lalu memasang kaus kaki di kakinya, lalu meminta ibunya menebak dimana kakinya di antara tumpukan pakaian tersebut. "Itu momen yang menyenangkan sekali, tertawa dan bermain di sela-sela kegiatan sehari-hari."


3. Orangtua menjadi role model, bukan teman si anak
Banyak orangtua yang bercita-cita menempatkan diri sebagai teman untuk anaknya, agar tidak ada jarak di antara mereka. Ini bagus, tapi jangan sampai kebablasan. Menghargai pasangan bukan hanya baik untuk hubungan perkawinan, tetapi juga mempengaruhi dinamika keluarga secara keseluruhan.
"Ketika pasangan menunjukkan kesabaran dan dukungan, dan bukannya tidak sabaran, sinis, atau senang mengkritik, anak-anak akan lebih menghargai orangtuanya, dan makin luweslah kehidupan rumah tangga tersebut," tutur Kremer-Sadlik lagi. "Tujuan mereka hari itu, seperti makan malam atau menyelesaikan pekerjaan rumah, akan berjalan lebih lancar dan menyenangkan."


4. Ibu memasak bersama anak
Menurut Margaret Beck, peneliti yang juga seorang ibu berusia 39 tahun, memanfaatkan makanan kemasan untuk makan seluruh keluarga tidak berarti akan menghemat waktu. "Rata-rata keluarga akan membutuhkan 1 jam untuk menyiapkan makan, entah itu dengan makanan kemasan atau bahan-bahan yang segar," ujarnya. Jika Anda ingin anak selalu memakan apa yang disediakan, ajaklah mereka memasak bersama. Anak yang membantu ibunya menyiapkan makanan selalu menghabiskan apa yang diberikan.

5. Ibu memiliki "me-time" selama 5 menit
Ada trik untuk menikmati waktu bersama keluarga setelah seharian bekerja di kantor. "Penemuan kami memperlihatkan, bahwa ketika perempuan tidak diganggu selama 5-10 menit, itu akan membawa pengaruh positif sepanjang hari yang tersisa," ungkap peneliti Shu-wen Wang, yang membantu menganalisa rekaman penelitian berdurasi 1.540 jam.


6. Nonton TV bareng
Tak usah merasa bersalah jika anak-anak selalu terlihat asyik menonton televisi, ketimbang melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat. Temani saja mereka nonton. "Keluarga yang menonton TV bersama menunjukkan banyak perilaku keterikatan," ujar Campos. Jadi, bila suatu ketika Anda sudah kehabisan energi untuk mengajak anak-anak jalan-jalan, nonton film bersama di rumah juga baik untuk keharmonisan keluarga. Jangan lupa, pilih film berkualitas yang bisa ditonton seluruh keluarga.


7. Melakukan ritual harian secara rutin
Wang mengatakan, ia yakin bahwa spontanitas dan kegembiraan bisa merekatkan hubungan keluarga. Tetapi untuk membentuk fondasi yang kuat, yang lebih penting kedua hal tersebut dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. "Entah pasangan menyisihkan waktu untuk duduk santai sambil minum kopi, atau orangtua membacakan dongeng untuk anak-anak sebelum tidur, momen-momen kecil ini membuat kehidupan keluarga sangat nyaman dan makin dekat," katanya.

Share/Bookmark