Showing posts with label CURAHAN HATI. Show all posts
Showing posts with label CURAHAN HATI. Show all posts

Tuesday, June 07, 2011

Kembali lagi.. Dewinta di sini..

Assalamualaykum warahmatullah wabarakatuh..
Bismillah..
Alhamdulillah saya kembali memiliki kesempatan untuk membuka, kembali membaca, kembali tersenyum dengan membuka blog ini. Ada banyak hal yang ingin saya tuliskan, tentu saja dengan berbagai pertimbangan dan yang berbeda kali ini "dengan izin suami ku yang ku cintai dan mencintaiku". Alhamdulillah, dengan izin Allah, saya telah menjadi istri sekarang. Bahagia yang luar biasa. Semoga kami juga bisa saling membahagiakan semata mengharap Ridho Allah, sekarang, akan datang, dan masa yang kekal adanya. InsyaAllah, kita akan bertukar ilmu lagi di sini, berbagi cerita, berbagi informasi, dan menjalin shillaturahim yang mungkin saja sempat terbengkalai. Semoga Allah ridho, atas niat yang lurus dan berharap selalu dalam bimbingan-Nya. Amin.
Wassalamualaykum warahmatullah wabarakatuh..
Salam rindu..
Dewinta :)


Share/Bookmark

Monday, April 18, 2011

. . .

...
dan
...
kemudian
...
meyakinkan diri,
"ini mimpi!"
...
sudah sering bukan anda bermimpi?
...
meyakinkan,
"mimpi dan kenyataan sama-sama berlalu,
tetapi keduanya sama-sama bisa diingat,
meski tidak bisa diulang."
...
Blog ter-aneh yang pernah saya ketik.
...
...
Mohon maaf
Alhamdulillah pekerjaan malam ini telah rampung,
walau masih ada yang menanti.
Alloh, jangan biarkan uli lalai.
Atas "semua" yang telah dan akan Engkau tunjukkan.
Amin ya Robbal'alamin.
Alloh, hm.. sayang Alloh banget ^_^
Share/Bookmark

Thursday, April 07, 2011

April Bulan Terakhir Ku Melajang

Assalamu'alaykum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.. Semoga seluruh keselamatan, rahmat dan berkah Allah limpahkan kepada mu semua..
Apa kabar? Semoga Allah selalu meneduhkan hati mu, meski jemari mu tengah sibuk di atas meja kerja mu, meski konsentrasi dan pandangan mu tengah fokus di depan layar monitor mu, "keep hamasah", seperti kata mu berulang-ulang pada ku :) Allah Maha Kaya, Allah Maha Pemurah, semoga Allah selalu me-ridho'i segala daya dan upaya mu, ya..
Sobat, aku berharap di bulan ini kamu sudah semakin mantap pada ta'aruf mu. Maafkan aku yang tidak menanyakannya lagi. Insyaallah, aku akan mencoba memahami ruang-ruang yang tidak ingin terjamah itu, dan membekali mu dengan do'a-do'a seperti yang aku janjikan.
   Aku sudah menitipkan mu jauh-jauh hari pada Kekasih Sejati-mu, maka genggamlah amanah untuk cita-cita tertinggi "Menjadi Kekasih Allah". Jangan pula lupa, sebuah amanah untuk terus berjuang dalam dakwah tarbiyah yang mengikat mu pada ukhuwah islamiah. Subhanallah, yang terindah ada di dalamnya. Yuk, kita harus selalu istikomah, meski dengan terus mencoba dan belajar sabar. "Ada beberapa tips tentang kesabaran, yang pertama kita harus sabar, setelah itu harus sabar lagi, baru yang terakhirnya sabar lagi." :) Begitu luar biasa hebat nya dirimu, jika orang-orang selalu mengingatmu karena kebaikan mu, karena ucapan mu, karena teladan mu, karena kerendahan hati mu, karena keramah-tamah-an mu dan karena wudhu yang terpelihara serta ibadah khusyu'mu.
   Ini sudah bulan April sobat. Bagaimana dengan tilawah mu? Bagaimana dengan upaya perubahan besar dalam penentuan hati mu? :) Semoga Allah segera mempertemukan keteduhan hati mu yang sempat tertunda. Terkadang memahami kehendak hati memang tidak mudah meski sebenarnya juga tidak terlalu sulit. Di hamparan padang rerumputan yang hijau, selalu ada akar yang tersembunyi dalam hitamnya tanah gembur. Begitu pula dengan hati mu yang jauh lebih luas, selalu meng-akar do'a-do'a dari yang sesungguhnya tak pernah kau tau.
   April bulan terakhir ku melajang, insyaallah. Sobat, mari sama-sama kita bercerita pada Yang Maha Mendengar curahan kita, karena memang hanya Dia yang akan mengerti dan memahami se-ga-la-nya. Yuk sama-sama kita pejamkan mata, lalu sama-sama kita berdo'a sambil tersenyum pada Nya, "Yaa Robbi.. Bahagiakanlah sahabatku yang baik hati ini.." :) Nah, adil bukan ;p La Tahzan. Insyaallah selalu berhusnudzon lah kepada Kekasih Sejati yang sejatinya Dia-lah Yang Maha Mencintai..
Share/Bookmark

Wednesday, March 16, 2011

Nasehat Ibu Kepada Calon Ibu

Wahai Allah, segala puji-pujian yang hanya pantas untuk-Mu
Wahai Zat tempat bergantung seluruh makhluk


     Seorang ibu menasehati putrinya sambil menangis dan tersenyum :
"Wahai putriku, engkau telah menghadapi hidup baru. Hidup yang Bapak dan Ibumu tidak mendapat tempat, begitu juga salah satu dari saudaramu. Dalam dunia itu engkau akan menjadi teman setia bagi suamimu. Suamimu tidak akan rela ada orang lain yang ikut campur dalam urusanmu dan suamimu, walau mereka yang masih memiliki hubungan darah denganmu. Jadilah engkau istri dan ibu baginya. Jadikan dia merasa bahwa engkau adalah segala-galanya dalam hidup dan dunianya. Ingatlah bahwa seorang laki-laki adalah "bocah besar" yang sedikit saja kalimat manja akan membahagiakannya. Jangan engkau membuat dia merasa bahwa pernikahannya denganmu menjadikan kamu terpisah dari keluarga dan orangtuamu. Perasaan seperti ini juga dirasakan olehnya. Dia telah meninggalkan rumah kedua orangtuanya dan keluarganya demi kamu. Akan tetapi, perbedaan antara kamu dan dia adalah perbedaan antara laki-laki dan wanita. Seorang wanita selalu merindukan keluarga dan rumah dimana dia dilahirkan, tumbuh dan belajar di dalamnya. Tetapi dia harus membiasakan dirinya untuk hidup dalam suasana baru. Dia harus membiasakan diri dengan seorang laki-laki yang telah menjadi suami, pelindung dan ayah bagi anak-anaknya. Inilah duniamu yang baru!"
     "Wahai putriku, inilah kehidupan masa kini dan masa depanmu. Inilah keluargamu yang kalian bangun berdua. Aku tidak akan menuntut kamu melupakan Ibu, Ayah dan Saudaramu, karena mereka tidak akan melupakanmu, wahai putri kesayanganku. Lagi pula, bagaimana seorang ibu melupakan buah hatinya? Akan tetapi aku minta kepadamu, cintailah suamimu, hidup dan bahagialah bersamanya."
     Belajar bersabar dari wanita yang bernama Asiyah (istri fir'aun), setia dari Khadijah (istri Rasulullah sallallahu 'alaihi wassallam yang pertama), jujur dari Aisyah (istri Rasulullah yang paling muda umurnya), dan teguh hati dari Fatimah (putri Rasulullah).
[Satu dari sekian banyak lembar-lembar favoritku di dalam Buku Menjadi Wanita Paling Bahagia-DR. Aidh al-Qarni]
     Kepada yang terhormat :
Calon Suami ku..
Sebelum engkau ambil aku dari kedua orangtuaku
Ketahuilah bahwa aku hanyalah perempuan kecil yang dulu belajar berdiri dalam genggaman ibuku
Ketahuilah bahwa aku hanyalah perempuan kecil yang dulu belajar berjalan dalam rangkulan ayahku
Ketahuilah bahwa aku hanyalah perempuan kecil yang dulu selalu belajar segala hal besar dalam hidupku dari keluarga kecilku.
     Aku mengerti, sudah saatnya padamu aku mengabdi.
Memanjakanmu dengan berbagai menu yang kamu tau, ibuku lah yang mengajariku.
Memanjakanmu dengan belaian kasih sayang, dan kelembutan yang kamu tau bahwa aku mempelajarinya dari cara ibu membelaiku.
Memanjakanmu dengan tatapan dan tunduk bukan sendu, tatapan yang hangat memancarkan rindu, tatapan itu seperti milik ibu ketika menina bobok-kan aku saat usiaku masih tujuh tahun, dulu.
     Ketahuilah sayang, duhai calon suami ku, 
Berterimakasihlah pada ibuku, karena beliau sudah merelakanku untuk mu.
Kamu tau sayang, itu hal yang sangat berat baginya.
Tetapi beliau jugalah yang paling mengerti duhai kekasihku, bahwa engkaulah pria yang mencintaiku sepenuh hatimu.
Aku hanya meminta, jangan engkau curiga padaku, karena ayah, ibu, dan kamu masing-masing memiliki ruang terpenting dalam hidupku.
dan..kau takkan mengerti betapa perempuan selalu ingin dimanja ketika dia kecil, remaja, bahkan ketika telah dewasa sekalipun.
Jangan khawatir sayangku, aku tak banyak permintaan untuk hal yang satu ini.
Aku hanya meminta doa-doa tulus dari dua bibir indahmu.
Karena "MEMILIKI CINTA MESKI SEBATAS DOA", adalah hal penting dalam hidupku.
     Aku adalah seorang perempuan, yang kelak akan memiliki dua ibu dalam hatiku.
Biarkan aku berekspresi dalam sela-sela senyum ku duhai lelaki gagah!
Perempuan yang Allah pilihkan untukmu adalah perempuan yang tidak lebih hebat dari perempuan yang melahirkanmu, namun aku adalah perempuan yang insyaallah akan melahirkan anak-anak hebat kita.
     ".....dedicated to seorang laki-laki biasa atau seorang ikhwan biasa yang telah dianugrahkan oleh Alloh dengan segala kekurangan dan kelebihannya, dan Alhamdulillah telah terlahir dalam keadaan seorang muslim......"
Share/Bookmark

Saturday, February 26, 2011

..Membawa lamunan Terbang, Merindukan Tempat Sesungguhnya Kembali..

Bismillah.. 
Malam kian larut.. tak seharusnya mata ini masih terjaga.. sudah bertekad dari sore tadi, agar malam ini saya harus tidur lebih awal. Maklum saja, beberapa hari ini kondisi kesehatan agak sedikit menurun, butuh istirahat (tidur) dengan takaran yang tepat (tanpa obat tidur tentunya). Biasanya, cukup dengan membaca al-fatihah dan "teman-temannya", mata saya pun otomatis akan beristirahat tanpa dipaksa. Tidak dengan malam ini. Ingin mendengarkan sesuatu dari playlist handphone saya, seolah merindukan sesuatu yang sudah lama tidak saya lakukan, "Adagio in c minor, Bila waktu tlah berakhir - Opick" mark and nowplaying
"ESQ Flying eagle plus instrumen Adagio in c minor" lebih tepatnya. Satu moment yang tidak akan pernah di- dan ter-lupakan. Masih sangat hapal rasanya (hapal atau hafal ya?) dengan keadaan yang begitu mendukung, setelah lelah menguras air mata, kehabisan kata-kata menyebutkan dosa, meraung kesakitan (sesungguhnya hati yang sakit dalam penyesalan tak berbatas), video itu pun dimunculkan dilayar yang begitu lebar..lengkap dengan instrumen yang menggelegar, sempurna.. Saya merasa benar-benar terbang saat itu.. Jiwa ini terasa benar-benar bebas.. (seperti seekor elang).. 

Apa yang saat itu ada di kepala saya? Ya, saya merindukan tempat dimana sesungguhnya saya akan kembali.. terbang mendekat ke tempat itu.. tempat teeerrrrrrindah.. bahagia sekali.. sangat bahagia.. saya bahagia.. sangat bahagiaaaa sekali.. aku bahaaaagiiiiaaaa.. "laaaa iillaaa ha illaaallaaah...!!!" tanpa sadar aku berteriak sangat kencang. Tidak lagi aku perduli dengan mereka yang ada disekelilingku, aku sedang menikmati perasaan ku yang sangat bahagia waktu itu. Lega sekali.. indah.. sangat indah! :)

Baiklah.. inti dari semua ini adalah, tentang jiwa yang sudah rindu akan Pemiliknya. Cepat atau lambat, semua akan kembali pada Pemiliknya. Jiwa yang dekat pada Penciptanya, tentu jauh akan sangat bahagia dibandingkan jiwa yang "dijauhkan" dari Penciptanya. Mengerti maksud saya? Begini, setiap makhluk yang bernyawa (read:manusia) diciptakan lengkap dengan diturunkan beberapa dari sifat Allah. Seperti sifat penyayang yang sesungguhnya berasal dari sifat Allah Ar-Rahim Yang Maha Penyayang, jika manusia melakukan sesuatu yang bertentangan dengan sifat penyayangnya itu (mencubit bayi karena rewel misalnya), tentu akan ada penyesalan setelahnya dan tentu saja Allah tidak menyukai itu. Sebaliknya, jika kita menciumi bayi yang sangat lucu dalam gendongan sendiri, tentu akan ada rasa bahagia yang mengalir, tidak tergambarkan, betapa kontras rasanya antara fitrah manusia dengan jiwa yang hidup di dalamnya.. Allah pun menyukai itu.. 

Begitu pula dengan : akan kembalinya jiwa ini pada Pemiliknya, cepat atau lambat.. Semoga Allah memberikan sebaik-baiknya jalan kembali pada kita semua.. Amin Ya Robbal'alamin..

Share/Bookmark

Saturday, February 19, 2011

My New Cats :)

Subhanallah walhamdulillah walaailaha illaallahu.. Sungguh ciptaan Allah itu sangat indah.. Semua yang indah, tentunya akan menyenangkan hati bukan? Begitu pula pada kesempatan yang masih dipercayakan oleh Allah kepada keluarga kami. Keluarga penyayang kucing :) Salah satu kebiasaan Papah ku misalnya, setiap pulang kerja beliau selalu mengeluarkan plastik dari tempat makannya, itu sisa makan siang atau malam nya berupa tulang belulang dan apapun yang layak untuk dimakan oleh kucing-kucing kami. Eits jangan salah, meski sekedar tulang-belulang, sisa makanan itu sudah disortir terlebih dahulu supaya tidak keloloten katanya. 


Rabu, 16 Februari 2011 alhamdulillah kucing kami genap 8 ekor. sebelumnya, setelah kematian Felipe (Kucing Persia putih) kami memiliki 3 ekor kucing, 1 ekor sudah menjadi teman Felipe sewaktu ia masih hidup, dan 2 ekor lagi kucing kampung yang tiba-tiba saja suka meminta belas kasihan di depan pintu (read:minta makan). Mereka semua diladenin dengan baik, termasuk juga jenis makanan yang disamaratakan seperti makanan kucing persia pada umumnya. Mereka gemuk-gemuk dan tampaknya semakin betah meramaikan halaman rumah kami. 


Kelima ekor kucing kecil itu lucu sekali. Subhanallah, sungguh tak satu pun orang yang luput dari senyum bahkan tawa kegirangan melihatnya. Begitu pula sang induk, yang sangat care pada anak-anaknya. Syukurlah.. Aku menyukai hal ini.. 
Tingkah laku mereka menggemaskan sekali, walaupun baru berumur 10 jam di foto itu, si baby catie sudah bisa mencakar saudara nya sendiri demi memperebutkan susu si induk, saling injak, dan..agresif sekali. Oh ya, ada hal yang lebih menggelitik perut apabila melihatnya, yaitu ketika mereka sudah kekenyangan dan semuanya tertidur pulas. Mereka tidur sambil terkaget-kaget seperti sedang bermimpi lalu ngelindur :) Seperti bayi kecil yang sedang kejang. 
Mamah suka sekali dengan si baby yang berbulu putih, dengan bulu hitam di kepalanya (seperti mengenakan blangkon), dan ekor hitam seperti kail pancingan. Sepakat, mereka memang sangat lucu.. (lagi-lagi) ;p
Ini adalah 3 ekor jagoan yang kerap kali beradu acting untuk memperoleh ASI/Air Susu Induk (siapa cepat dia dapat, dan siapa kuat dapat susu yang tepat) :)
...dan foto di bawah ini adalah ekspresi baby yang terlucu...menurut saya..
..and you will be know, why i really love CATs.




Share/Bookmark

Thursday, February 17, 2011

Melihat Mimpi


"Apabila salah seorang dari kamu bermimpi sesuatu yang ia senangi, itu datangnya dari Allah, maka hendaklah ia memuji Allah dan boleh menceritakannya kepada orang lain. Dan jika bermimpi sesuatu yang ia benci, itu datangnya dari syeitan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari mimpi buruk tersebut, dan jangan bercerita kepada siapapun, karena mimpinya itu tidak akan membahayakannya."


..dan kelopak mata ku merekah, ku ulangi ucap istighfar sedikit dengan tergesa-gesa, mencoba memandangi rumput yang masih bermain dengan embun, dan jalanan yang masih tampak gelap, sungkan untuk diganggu. Ya, ini hanya sebuah mimpi, tidak begitu buruk namun tidak pula begitu baik. Ya Robbi. Apapun yang datang dari-Mu, sudah pasti baik untuk aku jalani. (dan air mata pun jatuh meski tak banyak). Astaghfirullah ada apa ini? Bergumpal pertanyaan akhirnya bersarang di dalam hati. Oh, sungguh tidak bisa dibiarkan. Harus aku mencari alasan, bergerak meski sangat dengan berhati-hati, mencari meski tak mengerti mengapa mesti dicari lagi, meneliti meski ini bukan permainan antara benda mini hidup atau mati, dan menyikapi apa yang seharusnya aku sikapi. Ku ikuti alur ceritanya dengan satu keyakinan, waktu ku hanya sekarang ya Robbi. Setidaknya jika kematian menghampiriku 1 menit lagi, aku tidak akan mati dengan rasa penasaran. 


..satu, dua, tiga hari aku jalani dengan ucap syukur tiada henti, Allah masih melimpahkan nikmatnya lebih dari 1 menit waktu. "Memang benar, gelombang tenang dipermukaan, ternyata tidak selamanya bisa menjadi satu acuan akan tenang juga dikedalaman." Setidaknya, semua hal mesti ditelaah dengan sangat hati-hati, biarkan mengalir, namun jangan biarkan terjun terlalu tinggi. Setidaknya..begitulah cara ku mengikuti alur cerita mencari hikmah dibalik mimpi ini.


..dan Alhamdulillah, jawaban dari beragam pertanyaan pun sudah aku dapatkan. Menebak satu demi satu isyarat, meyusun arti dengan memilah-milah kalimat, menghayati deskripsi dari berbagai narasi, dan.. Ketemu! 


..ini adalah salah satu rencana terindah, sudah menjadi kehendak-Nya agar dan untuk, memang, seperti ini :) Maka perjalanan pun dilanjutkan. Tidak bermimpi, tetapi adalah bagian mimpi yang insyaallah sebentar lagi akan menjadi saksi dalam menggapai ridho illahi. Amin yaa Rabbal'alamin. 


..ukhuwah itu akan terus mengalir tanpa batas dalam bait-bait doa yang tak akan pernah ada kata, selesai.
Share/Bookmark

Monday, February 07, 2011

This is such a Beautiful Hope


For the Rest of My Life

By: Maher Zain

I praise Allah for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you



Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
OOOOO
And theres a couple words I want to say

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true



Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do



You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally

Now I find myself so strong
Everything changed when you came along
OOOO



And theres a couple word I want to say

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true



Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart now that you`re here
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt



And I`m singing loud that I`ll love you eternally

For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true



Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you

I know that deep in my heart

Allah Yang Maha Baik..
Aku selalu tersenyum ketika.. akan dan setelah terbangun dari tidur ku.. Itu artinya Aku masih memiliki waktu satu menit lagi untuk memanjatkan syukur dan doa yang tidak berujung.. Aku tau, Engkau menjawab doa ku satu persatu bahkan sekaligus, dengan bentuk yang nyata, secara kasat mata, atau bahkan sangat rahasia. Ada yang begitu cepat, namun ada pula yang rasanya begitu lambat.  Sudah menjadi Kehendak-Mu..
Allah Yang Maha Baik..
Aku selalu tersenyum ketika.. Engkau suguhkan aku akan pertemuan, tetapi.. maafkanlah aku duhai Rabb ku, aku selalu menangis ketika Engkau suguhkan aku akan perpisahan. Meski aku tau, sudah sunatullah nya begitu. 
Allah Yang Maha Baik..
Aku selalu tersenyum ketika.. mencicipi sedikit percikan nikmat milik-Mu di hati ini tentang nya.  Menemui meski sebatas mimpi. Menjangkau meski terlalu tinggi. Namun kali ini aku tidak menangis duhai Rabb ku, aku bahkan merasa semakin kuat, aku bahkan semakin kokoh, tidak lagi berjalan, aku kini berlari, menggapai apa yang ingin aku gapai. Menggapai-Mu.
Allah Yang Maha Baik..
Aku selalu tersenyum ketika.. 
Menanti kebijakan-Mu..
di setiap
Istikharah cinta ku


Share/Bookmark

Sunday, November 07, 2010

"When November Rains"

Aku sangat menyukai hujan, air hujan, rintik hujan, aroma hujan, suara hujan, dan semua fenomena mengenai hujan. Saat blog ini dibuat, tentunya dibalik jendela kamar ku sedang basah rumput hijaunya, karena hujan turun tidak dengan segan-segan dan sesukanya saja. Ada berjuta rasa yang bergumul di dalam hati ku. Tentunya bertemakan bahagia. I know, rain is a blessing. 

...sambil melemparkan pandangan keluar jendela dan setengah merenung.
Subhanallah. Allah merancang segala penciptaannya dengan begitu sempurna. Aku bisa merasakan, pepohonan yang ku pandangi saat ini juga tengah merasakan hal yang sama seperti ku. Betapa tidak, daun-daun yang menggantung di dahan-dahan yang kokoh tampak tak lengah melahap kenikmatan, tanpa nafas. Alam seperti beristirahat dari penumpang. Semua ingin menikmati keadaan ini. Satu makna lagi yang aku peroleh dari hujan,kedamaian. 

*..be continued

Share/Bookmark

Saturday, November 06, 2010

"Jadilah Wanita yang Berjiwa Cantik, Karena Alam Raya Ini Indah"

Bintang-bintang di langit sungguh indah dipandang. Ini tidak diragukan. Keindahan yang menawan hati. Keindahan yang seringkali terjadi, yang beraneka warna dan waktunya. Keindahan pagi hari berbeda dengan keindahan sore hari. Keindahan waktu terbit berbeda dengan keindahan waktu terbenam. Keindahan malam purnama berbeda dengan keindahan malam tanpa cahaya rembulan. Keindahan langit yang cerah berbeda dengan keindahan langit yang diliputi awan. Bahkan keindahan itu berbeda pada jam tertentu dengan jam yang lain, pandangan tertentu dengan pandangan yang lain, dari kamar tertentu dengan kamar yang lain. Seluruhnya adalah keindahan yang menawan setiap hati.

Bintang tertentu menyendiri di sana, seperti mata yang indah dan memancarkan cinta dan sarapan. Nun jauh di sana ada dua bintang yang menyendiri yang tersentuh oleh kebisingan. Ada juga bintang-bintang yang berkumpul saling berpelukan dan menyebar di sana-sini. Seolah-olah bintang-bintang itu membentuk forum diskusi di hamparan langit. Ada rembulan yang pemurah dan tenang pada satu malam. Ada rembulan yang berkilauan pada satu malam. Ada rembulan yang kecil dan redup pada satu malam. Ada rembulan yang kecil dan akan membesar pada satu malam. Ada rembulan yang mengecil dan akan hilang pada satu malam.

Ruang angkasa ini, tidak akan pernah bosan manusia memandangnya dan pandangan manusia tidak akan sampai pada ujungnya. Sesungguhnya itulah keindahan. Keindahan yang dimiliki oleh manusia untuk dinikmati. Akan tetapi manusia tidak memiliki kalimat yang cukup untuk menuturkan keindahan itu. 

Share/Bookmark

Friday, November 05, 2010

"Hero by Mariah Carrey"

There's a hero 
If you look inside your heart 
You don't have to be afraid 
Of what you are 
There's an answer 
If you reach into your soul 
And the sorrow that you know 
will melt away 

And then a hero comes along 
With the strength to carry on 
And you cast your fears aside 
And you know you can survive 
So when you feel like hope is gone 
Look inside you and be strong 
And you'll finally see the truth 
That a hero lies in you 

It's a long road 
When you face the world alone 
No one reaches out a hand 
For you to hold 
You can find love 
If you search within yourself 
And the emptiness you felt will disappear 

And then a hero comes along 
With the strength to carry on 
And you cast your fears aside 
And you know you can survive 
So when you feel like hope is gone 
Look inside you and be strong 
And you'll finally see the truth 
That a hero lies in you 

Lord knows 
Dreams are hard to follow 
But don't let anyone Tear them away 
Hold on 
There will be tomorrow 
and In time You'll find the way 

And then a hero comes along
With the strength to carry on 
And you cast your fears aside 
And you know you can survive
So when you feel like hope is gone 
Look inside you and be strong 
And you'll finally see the truth 
That a hero lies in you

That a hero lies in you

Lagu yang meaningful banget buat aku (masih banyak sih yang lainya :D). Moment yang paling aku inget tentang lagu ini adalah ketika aku dan ayah bunda ku (ESQ Trainning MCB-Mission Caracter Building) disuguhin video tentang Olympiade saudara-saudara kita yang cacat. HOW EXTRAORDINARY HUMAN ! (Subhanallah crying), dan malam ini after prayed, taught my brother, and talked about anything with my mom, lagu "Hero" ini kembali aku dengar. Apa yang muncul di benak ku..? B.E.N.C.A.N.A. 
and Let's talk about disasters. 

Innalillahi wainna ilaihi roji'un..
Sedih, miris, pengen nangis, karena simpatik, terharu, kasihan, terpanggil dan sebagainya apapun itu, PASTI nya menjadi ekspresi siapapun ketika tayangan di TV (tvOne sih klo aku) tampil di layar kaca. PRAY FOR INDONESIA. ya! Indonesia! Negaraku! Bangsaku! Bertubi-tubi bencana silih berganti menghujam daratan dan lautan Indonesia. (Kata mamah :"Inilah kiamat, kiamat kecil") Siapa yang meminta? Tak satu pun manusia yang mau apalagi meminta nya terjadi. Tapi, inilah kebesaran Tuhan. Tidak satupun teknologi yang bisa menjelaskan, memprediksi apalagi menghentikan. 

Aku tidak berhak berdalil panjang lebar mengenai, kenapa ini bisa terjadi, mengapa ini terjadi, siapa yang salah..dan mengganti semua pertanyaan itu dengan sebuah renungan dan doa. Seharunya aku ingin sekali mengganti kalimat sebelum kalimat ini dengan : dan mengganti semua pertanyaan itu dengan doa and action. Tapi apa daya, aku tidak diizinkan oleh kedua orang tua ku untuk terjun langsung ke lokasi karena berbagai pertimbangan. Alternatif lain, masih banyak bantuan yang bisa aku kerahkan seperti penggalangan dana dst tanpa harus ke daerah koban bencana. Menurut ku perlu tim khusus yang seharusnya dikerahkan, agar tenaga yang dibutuhkan benar-benar maksimal dan efektif, bukan malah menyusahkan.

dan..
satu puisi karangan ku
untuk mereka

Saudara ku
apa yang ku punya selain pilu
Saudara ku
apa yang ku punya selain kelu
Mayat-mayat tertutupi debu
bukan kafan
Tubuh-tubuh mungil teronggok
bukan lagi tangisan
Raga yang tak berdaya
bergelimpangan air mata 
derita
Jika dia bisa bicara
mungkin air mata pun akan menangis
Jika roh di dalam jiwa 
tersungkur dan tak bisa lagi berkata-kata
mungkin itu menjadi pertanda

Ya Allah..
Ampunilah kami..

Inilah milik-Mu 
segala kerajaan yang ada di langit dan di bumi
Inilah milik-Mu
segalanya menangis 
karena Engkau tengah mengobrak-abrik
perut bumi-Mu
pancang-pancang bumi-Mu tengah Engkau goyangkan
Mana sanggup kami berdiri ya Allah
Mana sanggup kami berlari ya Allah
Maha Besar Engkau ya Allah
Maha Besar Engkau ya Allah
hati kami ketakutan
bahkan jiwa ini pun tak kuasa bertahan
jemari kami tak sanggup lagi menggenggam
langkah kami pun semakin gontai
menanti keajaiban
menjemput doa dalam harapan

PRAY FOR INDONESIA

Share/Bookmark